Blog Mengulas Informasi Kesehatan dan Kecantikan

7 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi Yang Mudah, Aman Dan Cepat

Ketika bayi mengalami hidung tersumbat, hal tersebut kadang menjadi sebuah masalah yang membuat para orang tua bingung. Tak seperti orang dewasa atau anak-anak yang dapat mengutarakan ketidaknyamannya, bayi hanya mampu menangis dan berteriak tidak jelas.

Tentu hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua yang baru memiliki bayi. Hidung tersumbat dapat membuat menjadi sulit bernapas sehingga bayi jadi lebih gelisah, susah makan dan menyusu hingga susah tidur di malam hari.

Flu dan pilek jadi penyebab yang paling sering dan umum yang membuat bayi mengalami hidung tersumbat, terutama di tahun pertama sang bayi. Hal tersebut karena sistem kekebalan tubuh bayi yang belum sempurna dan masih dalam tahap perkembangan.

Umumnya pilek atau flu pada bayi akan mereda dengan sendirinya dan tidak perlu memberikan obat-obatan. Pemberian obat-obatan pada bayi tanpa konsultasi pada dokter justru dapat mengakibatkan efek yang berbahaya terutama pada bayi yang belum genap 1 tahun. Karenanya bawalah bayi Anda ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat jika hidung tersumbat pada bayi terlihat sangat mengkhawatirkan disertai gejala yang memburuk.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi

Mengatasi hidung tersumbat pada bayi sebetulnya bukan hal yang sulit hanya saja butuh ketenangan dan teliti saat melakukannya. Memeriksakan bayi ke dokter memang perlu dilakukan, tetapi jika bisa mengatasinya sendiri di rumah bukankah lebih baik?

Berikut cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang bisa Anda lakukan di rumah dengan sangat mudah agar bayi jadi lebih nyaman.

1. Berikan Larutan Air Garam

Garam (NaCl) yang dilarutkan dapat membantu membuat hidung tersumbat pada bayi jadi lebih lega. Hal ini karena larutan tersebut dapat membantu membuat ingus lebih cair, memulihkan kelembaban pada saluran pernapasan bayi hingga membuat sumbatan di hidung jadi lebih lega.

Anda dapat membuat larutan garam sendiri di rumah atau membelinya di apotik terdekat. Biasanya di apotik sudah tersedia obat tetes mengandung NaCl fisiologis 0.09% dalam takaran 20 ml. Berikut cara membuat larutaan garam sendiri di rumah, di antaranya.

  • Siapkan satu sendok teh garam dan segelas air hangat, lalu jangan lupa siapkan pula botol semprotan yang sudah dibersihkan sebelumnya.
  • Campurkan garam ke dalam air hangat, aduk hingga tercampur semuanya.
  • Kemudian masukan air larutan garam tersebut ke botol semprotan yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Lalu semprotkan larutan air garam ke hidung bayi setidaknya dua kali sehari pagi dan sore hari, atau sebelum bayi menyusu.

2. Gunakan Nasal Aspirator

Biasanya pilek membuat hidung bayi jadi tersumbat disebabkan produksi lender atau ingus yang berlebih akibat serangan virus atau bakteri. Untuk mengatasinya Anda dapat menggunakan nasal aspirator atau penyedot lendir khusus untuk bayi.

Nasal aspirator biasanya berbentuk seperti botol dengan ujung kecil terbuat dari bahan plastik yang berfungsi sebagai penyedot. Anda bisa mendapatkan alat ini di apotek terdekat karena dijual bebas, pilih nasal aspirator khusus untuk bayi.

Untuk menggunakan alat ini pun cukup mudah, berikut langkah-langkahnya.

  • Bersihkan nasal aspirator sebelum digunakan dengan air sabun hingga bersih.
  • Kemudian bersihkan bagian lubang hidung bayi dengan menggunakan kapas atau tisu yang sudah ditetesi alkohol 70%.
  • Lalu masukan ujung yang kecil pada lubang hidung bayi, jangan masukan terlalu dalam.
  • Tekan dengan lembut botol agar menyedot ingus bayi yang ada di dalam hidung, lakukan dengan perlahan agar tak menyakiti hidung bayi.
  • Setelah selesai ulangi untuk bagian lubang hidung yang satunya dengan cara yang sama.

3. Gunakan Uap Air Hangat

Hidung tersumbat karena ada sesuatu yang menyumbat di saluran napas terutama di hidung. Selain meneteskan air garam pada hidung, Anda juga dapat memanfaatkan uap air hangat untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi.

Caranya dengan meletakan air panas yang masih mengeluarkan uap di ruang tidur bayi, hal ini berguna untuk memberikan kelembaban pada saluran pernapasan bayi. Letakan ember atau baskom berisi air panas di sudut tempat tidur bayi.

Atau Anda juga dapat menguapi bayi secara langsung, caranya dengan menelungkupkan tubuh bayi di atas baskom berisi air hangat yang masih mengeluarkan uap. Gunakan kain lembut atau handuk untuk menutup tubuh bayi agar uap tidak menyebar. Diamkan sekitar 3 menit saja dan jangan terlalu lama. Perlu diingat ialah gunakan air hangat bukan panas, sebab uap dari air panas bisa berbahaya untuk bayi.

4. Cukupi Kebutuhan Cairan Bayi

Ketika mengalami hidung tersumbat, bayi akan sulit menyusu hinga makan sehingga bayi akan kekurangan cairan. Karenanya Anda harus mencukupi kebutuhan cairan si kecil dengan cukup agar bayi merasa lebih nyaman.

Misalnya dengan memberikan sup hangat atau jus buah jika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan dan mulai mmengkonsumsi MPASI atau makanan pendamping ASI. Disamping itu tetap berikan ASI pada bayi, meskipun sedikit terkendala karena mungkin bayi mengalami kesulitan karena hidungnya tersumbat namun jangan berhenti memberinya ASI.

Ini karena ASI mengandung nutrisi penting yang mendukung kekebalan tubuh bayi. Selain itu tubuh yang terhidrasi akan mencegah ingus mengeras yang dapat membuat hidung tersumbat terasa semakin mengganggu.

5. Berendam di Bak Mandi dengan Air Hangat

Tak hanya orang dewasa yang suka berendam di air hangat, bayi pun juga suka melakukannya. Selain menyenangkan berendam di air hangat juga bisa menjadi cara mengatasi mengatasi hidung tersumbat pada bayi.

Jika Anda memiliki shower di rumah, nyalakan keran air panasnya dan biarkan bak mandi penuh uap air. Barulah ajak bayi Anda berendam air hangat di dalamnya selama beberapa menit. Uap hangat dari air mandi akan membuat saluran napas menjadi lebih lega.
Anda juga dapat menambahkan minyak aromaterapi atau minyak kayu putih pada air mandi agar memberikan aroma yang menghangatkan.

6. Posisikan Tidur dengan Kepala Lebih Tinggi

Untuk menjaga agar hidung tersumbat tidak semakin parah ketika tidur, posisikan tidur bayi dengan kepala lebih tinggi. Anda dapat menambahkan bantal di tempat tidur bayi, ini bertujuan agar lendir di dalam hidung tidak diam di tempat dan menyumbat lubang hidung.

Ketika menggunakan bantal yang lebih tinggi saat tidur, selalu awasi bayi Anda. Agar tidak terjadi hal yang tidak dinginkan, misalnya tertimpa bantal yang dapat menyebabkan bayi justru sulit bernapas.

7. Berikan Pjatan Lembut

Pijatan yang lembut dan tepat sasaran ternyata juga dapat mengatasi masalah hidung tersumbat pada bayi tanpa perlu ke dokter. Anda dapat melakukan pijatan ini sendiri di rumah sehingga bayi tetap merasa aman dan nyaman.

Pijatan untuk mengurangi hidung tersumbat pada bayi ini dapat dilakukan di beberapa titik, terutama bagian hidung, kening, dada dan juga punggung. Untuk memaksimalkan pijatan, Anda dapat menggunakan minyak esensial dari eucalyptus untuk memijat bayi.

Pertama pijat lembut bagian hidung dengan gerakan memutar selama 2 menit, kemudian beralih ke bagian kening dari arah pangkal hidung menuju kea rah luar. Jangan menekan cukup sentuhan lembut saja, agar bayi tetap merasa nyaman.

Lalu ke bagian dada bayi, pijat dengan gerakan memutar keluar selama 2 menit saja tak perlu lama-lama. Setelah itu telungkupkan bayi dan pijat punggungnya dengan gerakan yan sama seperti di dada, lakukan hingga tubuh bayi terasa hangat.

Demikian 7 cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah tanpa perlu repot pergi ke dokter. Namun perlu di waspadai ketika gejala hidung tersumbat pada bayi terlihat semakin memburuk, seperti bayi kesulitan bernapas dan menangis tanpa henti sebaiknya segera bawa bayi Anda ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis dengan tepat. Semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.