Blog Mengulas Informasi Kesehatan dan Kecantikan

10 Cara Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat Yang Ampuh Dan Cepat

Perut kram, kembung, mood swing, nyeri pinggang, sakit kepala, letih dan lesu merupakan sebagian masalah yang harus dialami wanita ketika menghadapi tamu bulanannya. Meskipun biasa terjai hapir tiap bulan, tapi nyeri haid bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terkadang sebagian wanita harus bed rest ketika nyeri yang dirasakan begitu tak tertahankan.

Cara Mengatasi Nyeri Haid Dengan Mudah Dan Alami

Nyeri haid atau dysmenorrhea biasanya bukan sebuah kondisi yang serius hanya saja jika tak ditangani dengan baik hal tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan ketika beraktivtas sehari-hari. Karenanya penting untuk mengatasinya segera, berikut rekomendasi cara mengatasi nyeri haid dengan aman dan efektif.

1. Pijat dengan Minyak Wijen

Tak hanya digunakan untuk olahan makanan, minyak wijen ternyata juga dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid. Hal ini karena minyak wijen memiliki kandungan yang kaya akan asam linoleat dan juga sifat anti inflamasi serta anti oksidan. Untuk mengatasi rasa nyeri ketika haid berlansung, gunakan minyak wijen tersebut untuk memijat perut bagian bawah. Pijat dengan lembut tapi jangan berikan penekanan.

2. Berikan Kompres Hangat

Ketika nyeri haid menyerang, gunakan kompres hangat untuk meredakan rasa nyeri tersebut. Rasa hangat akan membantu merelaksasikan otot di sekitar perut yang mungkin sedang mengalami kontraksi karena proses luruhnya sel telur dari dinding rahim.

Tempatkan kompres atau bantal penghangat di perut bagian bawah dan juga pinggang. Anda juga dapat menggunakan botol kaca yang diisi dengan air hangat. Lalu letakan di bagian yang terasa nyeri agar lebih nyaman.

3. Manfaatkan Jahe

Jahe adalah salah satu tanaman herbal yang juga sangat efektif dalam mengatasi nyeri haid. Kandungan yang dimiliki jahe-lah yang berperan penting untuk menurunkan kadar prostaglandin yang dapat menimbulkan rasa nyeri.

Mengkonsumsi jahe secara teratur ketika siklus haid berlangsung, dapat membantu mengurangi rasa lelah yang melanda. Selain itu juga membantu agar siklus haid berjalan teratur setiap bulannya. Berikut cara mengatasi nyeri haid dengan memanfaatkan jahe.

  • Bersihkan seruas jahe lalu parut lembut, rebus dengan segelas air selama lima menit.
  • Angkat lalu saring air rebusan jahe tersebut, tambahkan madu atau air perasan lemon untuk menambah rasa. Minum tiga kali sehari selama siklus haid berlangsung.
  • Anda juga dapat menghisap permen jahe, atau menambakan jahe ketika memasak.

4. Kemangi

Kemangi dikenal sebagai sayuran untuk lalapan karena aromanya dan rasanya yang khas. Tapi tahukah Anda jika kemangi termasuk tanaman herbal yang sangat efektif untuk mengurangi rasa nyeri akibat haid.
Hal ini karena ada kandungan asam caffeic yang terdapat di dalam kemangi yang memiliki sifat analgesik atau penghilang rasa sakit. Sehingga dapat membantu mengatasi nyeri selama haid berlangsung.

Rebus satu genggam daun kemangi segar dalam segelas air, tutup panci rebusan hingga air benar-benar mendidih. Angkat dan dinginkan segera, minum air rebuan kemangi tersebut sesering mungkin untuk mengatasi nyeri haid.

Anda juga dapat membuat jus dari daun kemangi, tambahkan madu sebagai penambah rasa. Atau jika suka lalapan dengan daun kemangi segar, Anda dapat menambahkannya dalam menu lalapan Anda.

5. Kayu manis

Kayu manis memiliki sifat antispasmodik, antikoagulan dan juga anti-inflamasi yang dapat meredakan nyeri haid. Ditambah lagi, kayu manis juga kaya nutrisi seperti serat, kalsium, besi, dan mangan yang sangat baik untuk metabolisme dalam tubuh terutama ketika haid sedang berlangsung.

Buatlah minuman hangat dari kayu manis, dengan mencampurkan satu sendok teh kayu manis bubuk ke dalam segelas air panas. Tambakan madu secukupnya, minumlah setidaknya 3 kali sehari selama haid atau sebelum haid untuk mencegah rasa nyeri yang datang menggangu.

6. Adas

Adas juga salah satu rempah-rempa yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh, termasuk untuk mengurangi rasa nyeri yang disebabkan karena haid. Sifat antispasmodik, phytoestrogenik dan juga anti-inflamasi yang dimiliki adas dapat membantu merileksasikan otot di rahim yang berkontraksi. Sehingga dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan. Berikut cara mengatasi nyeri haid dengan memanfaatkan adas.

  • Rebus satu sendok teh biji adas dengan segelas air. Didihkan dengan api sedang selama lima menit.
  • Angkat dan diamkan hingga dingin alam suhu ruangan, lalu saring air rebusan tersebut. Tambahkan madu secukupnya lalu aduk hingga tercampur rata.
  • Minum rebusan biji adas tersebut dua kali sehari untuk mmengurangi rasa nyeri. Minumlah selagi hangat agar efeknya benar-benar terasa.
  • Anda dapat mulai meminumnya tiga hari sebelum haid terjad agar ketika haid berlangung rassa nyeri tak akan terlalu menganggu aktifitas.

7. Teh Bunga Chamomile

Dibalik cantiknya bentuk dan warna bunga chamomile, tersimpan banyak manfaat luar biasa untuk tubuh. Termasuk juga untuk mengurangi rasa nyeri ketika haid, ini karena kandungan alaminya yang bersifat anti-inflamasi dan antispasmodik. Sehingga mmampu merileksasikan otot dan mengurangi kontraksi spasmodik yang dapat menyebabkan rasa sakit ketika haid.

Bunga chamomile biasanya dimanfaatkan bunga daun dan batangnya untuk dibuat teh herbal, sehingga Anda tak perlu repot mebuatnya sendiri. Berikut cara memanfaatkannya.

  • Didihkan air, lalu seduh teh bunga chamomile dengan air mendidih tersebut.Tutup dan diamkan selama 10 hingga 15 menit.
  • Saring airnya dan kemudian Anda bia menambahkan beberapa air perasan lemon atau madu sesuai selera.
  • Minum teh bunga chamomile setidaknya dua gelas sehari selama seminggu sebelum haid agar ketika haid berlangsun nyeri tak lagi terasa begitu mengganggu

8. Peterseli

Memiliki bentuk yang mirip dengan seledri, peterseli ternyata juga memiliki manfaat yang tak kalah luar biasa. Terutama untuk mengatasi masalah nyeri haid, ini karena peterseli memiliki kandungan senyawa apiol dan miristisin.

Kedua senyawa tersebut sangat efektif untuk merangsang proses menstruasi supaya lebih lancar sehingga mengurangi rasa nyeri yang timbul. Ditambah lagi juga mampu melancarkan haid yang tidak teratur. Berikut cara memanfaatkan peterseli untuk mengatasi nyeri haid,

  • Siapkan satu batang peterseli segar, bersihkan lalu potong-potong dan letakan ke dalam gelas. Tuangkan air mendidih ke dalam gelas berisi peterseli tersebut.
  • Diamkan selama lima menit, kemudian saring air seduhan daun petersel dan minum segera.
  • Minum air seduhan daun peterseli tersebut dua kali sehari selama periode haid untuk meminimalkan rasa nyeri yang melanda.

9. Jinten

Dikenal sebagai rempah penyedap yang sering digunakan untuk masakan tradisional, jinten ternyata memiliki manfaat yang lebih dari itu. Seperti untuk mengurangi rasa nyeri akibat haid misalnya. Ini karena d alam jinter terdapat senyawa yang besifat antispasmodik dan anti inflamasi yang mampu mengatai rasa sakit yang ditimbulkan proses haid. Selain itu jinten juga memiliki efek relakasi sehingga dapat mengurangi ketegangan otot perut yang dapat menimbulkan rasa sakit yang mengganggu. Berikut cara memanfaatkannya.

  • Seduh satu sendok teh jinten dengan air mendidih, lalu diamkan sebentar.
  • Anda dapat segera meminumnya selagi masih hangat, agar lebih efektif minum dua kali sehari sebelum dan selama haid berlangsung.

10. Pepaya

Sifat antiinflamasi yang terkandung di dalam papaya dapat membantu dalam mengobati rasa nyeri akibat haid atau menstruasi. Selain itu, kanudngan nutrisinya yang tinggi seperti beta-karoten, zat besi, kalsium dan vitamin A dan C dapat membantu membuat dinding rahim jadi lebih rileks serta mengurangi kontraksi otot sehingga nyeri berkurang.

Untuk memanfaatkannya Anda dapat memasukkan pepaya dalam diet sebelum dan selama aid berlangsung untuk meminimalkan rasa nyeri yang mungkin saja timbul.

Demikian 10 cara mengatasi nyeri haid dengan bahan alami yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah. Selain memanfaatkan bahan-bahan tersebut Anda pun juga dapat melakukan beberapa hal lain seperti latihan yoga atau latihan kardio agar sirkulasi darah menadi lebih lancar dan mebantu mengurangi rasa nyeri yan dirasakan. Semoga bermanfaat.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.